Jum'at, 15 Februari 2013
Di mulai setelah shalat jum'at, beresin semua barang barang yang di butuhkan langsung gas ke Jogja ...
pada mau tau kah kelanjutannya ??? Bermula dari ...
Okey gue kasih tau kekalian, sebenernya nih agenda bener bener mendadak buat gue, gara-gara ini gue jadi Galau, Gue awalnya nggak mau ikut event ini tapi entah kenapa pas mendekati hari H nya gue jadi berubah fikiran, mau tau kenapa alasannya? gue ngak jadi ikut event ini kalo gue dari Semarang cuman sendiri, untungnya temen gue mau join di event ini, makannya gue jadi berubah fikiran ....
lanjut, gue berangkat sama temen gue, panggil aja di Ucup, bersyukurlah engkau teman-teman ku yang di Jogja, berkat Ucup lah diriku bisa ikut event kalian... (hahaha)
kita berdua berangkat, mau kemana kita ? tanyakan Peta, all right tujuan pertama kami yaitu Kota JOGJA ...
Gasss...
di dalam perjalanan menuju jogja, gue sama ucup belom apa apa udah harus basah basahan, cuaca buruk menerjang kami sob... perjalanan dari Ungaran sampai di Perbatasan Magelang Jogja, kita terus di terjang sama yang namanya derasnya hujan, yang anehnya, sampai di Sleman ... jalanan aspal di sana nggak sama sekali tersentuh dengan air hujan, kering abis, sungguh istimewa, mungkin itulah kenapa Jogja di namakan Daerah Istimewa, ( ngaco ) ... kita berdua berangkat dari semarang jam 15 : 30 sampai di Jogja di kontrakan teman itu sekitar jam 20 :00 , nyampe disana kita di sambut sama makhluk makhluk horor, ada 2 Orang cwok yang gue kenal, dan 1 orang pria yang agak asing buat gue, yang 1 lagi, nih temen gue setengah wanita dan setengah pria ( dia sendiri loh yang ngomong ) ...
udah sampe jogja,gue langsung ganti baju, trus ambruukkk tepaarrr...
udah agak entengan, gw nanya ke temen gue, ke si Ratem, mek jadi nya kemana ? lawu ? Sindoro ? dan ternyata dia jawab, " nggak ... kita ke sumbing ! " HAH ? ...
perasa'an gonta ganti tujuan mulu ? jadi Galau,??? hadeuh Temanya di cerita ini tuh yang pantes " Galau " lupakan itu... mari kita lanjutkan ceritanya.
oke guys, kalian tau apa itu sumbing ? yukkss kita perview sama sama ....
Gunung Sumbing (3371 Mdpl)
Gunung bertipe strato ini terletak di kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, dengan ketinggian 3371m dpl.Di daerah Wonosobo yang terkenal akan sayurannya kita dapat melihat dengan jelas betapa megahnya dua gunung yang seakan membelah kota ini menjadi dua bagian. Di sebelah selatan kota ini tepatnya Gunung Sumbing berada. Gunung yang berketinggian 3371 M ini selain menjadi bagian penting kota Wonosobo juga menjadi bagian penting dari tujuan para pendaki karena tingginya lebih dari 3000 M dan merupakan puncak kedua tertinggi di Jawa Tengah. Keadaan medan gunung ini sangat gersang di musim kemarau, ini diakibatkan oleh kondisinya pungungan gunung ini terbuka dan hampir nyaris dipenuhi oleh ilalang. Sumber air juga susah ditemukan kecuali mata air yang terdapat di ketinggian 2200 M, yaitu di sekitar daerah Genus (jalur lama) atau di Kedung (jalur baru) dan bentuknya telah permanen karena mata air ini juga dipakai untuk keperluan ladang pertanian. Jalur menuju ke puncak setelah ladang pertanian adalah jalur bebatuan. Jalur bebatuan ini dikenal rawan longsor jadi pendaki disarankan berhati-hati melewati jalur ini. Setelah melewati jalur bebatuan ini maka pendaki akan dapat mencapai puncak buntu (3371 M). dari puncak ini pendaki harus mengelilingi jalan setapak untuk dapat turun menuju Kawah Besar Gunung Sumbing. Dari puncak buntu pada pagi hari pendaki dapat melihat megahnya Gunung Sundoro yang terdapat tepat di depan mata dan keindahan Gunung Slamet (3428 M) 110 Km sebelah barat Gunung Sumbing
Jalur Pendakian
Pendakian gunung ini bisa dilakukan lewat tiga alternatif rute pendakian yaitu:- Rute Cepit Parakan (Pungungan Timur)
- Rute Kalikajar (Pungungan Barat)
- Rute Desa Garung (Pungungan Utara)
Dari Dusun Garung pendaki dapat memulai pendakian dengan alternatif dua jalur pendakian yaitu jalur lama dan jalur baru. Tidak ada perbedaan yang khusus mengenai kedua jalur ini hanya arah dan sudut pendakiannya saja yang sedikit berbeda. Jika menggunakan jalur lama maka akan terasa sangat berat karena di sekitar (seduplak roto ) atau kilometer kelima pendakian pendaki akan menemukan medan pendakian yang berkemiringan sekitar 70 derajat, sehingga pada saat turun hujan akan sangat berbahaya untuk didaki. Berbeda dengan jalur baru yang terletak di sebelah barat jalur lama, medan pendakian tidak seberat jalur lama hanya ketika menggunakan jalur ini pendaki akan banyak melewati daerah perbukitan kecil sehingga akan terasa lebih lama.
Berikut ini adalah pos-pos pendakian gunung sumbing, yaitu:
Jalur Lama:
- Base camp (Posko pengawasan) (Km I) – 1455 M
- Ladang pertanian (tembakau) (Km II)
- Malim (Km III)
- Genus (Km IV) 2240 M
- Seduplak Roto (Km V)
- Pestan 2437 M
- Pasar Watu (Watu Kotak) 2763 M
- Tanah Putih (KM VI)
- Puncak Buntu 3371 M
- Puncak Kawah (KM VII)
Jalur Baru
- Base Camp (Km I)
- Ladang pertanian (Km II)
- Kedung (Bosweisen) (Km III)
- Gatakan (Km IV) 2240 M (Pos 2)
- Krendegan
Jalur menuju ke puncak setelah ladang pertanian adalah jalur bebatuan. Jalur bebatuan ini dikenal rawan longsor jadi pendaki disarankan berhati-hati melewati jalur ini. Setelah melewati jalur bebatuan ini maka pendaki akan dapat mencapai puncak buntu (3371 M). dari puncak ini pendaki harus mengelilingi jalan setapak untuk dapat turun menuju Kawah Besar Gunung Sumbing.
Dari puncak buntu pada pagi hari pendaki dapat melihat megahnya Gunung Sundoro yang terdapat tepat di depan mata dan keindahan Gunung Slamet (3428 M) 110 Km sebelah barat Gunung Sumbing.
Waktu perjalanan yang dibutuhkan pendaki untuk dapat mencapai puncak adalah antara 8 sampai 15 jam perjalanan tergantung cuaca dan fisik pendaki. Itupun dengan menggunakan jalur Garung yang termasuk paling cepat diantara jalur lainnya. Apabila pendaki akan mencoba jalur cepit parakan atau jalur kalikajar maka perjalanan menuju puncak bisa memakan waktu satu asmapi dua hari perjalanan karena jalurnya landai dan rambu menuju puncak tidak sebanyak jalur garung.
Tempat Menarik
Selain pandangan yang lepas memandang kesegala arah selama pendakian, gunung ini juga mempunyai kawah yang bisa dituruni. Dasarnya ditumbuhi oleh rumput dan dikelilingi oleh tebing batu. Lokasi ini juga bisa dijadikan tempat bermalam. Cari tempat yang agak jauh dari lobang kawah tempat keluarnya asap belerang.
itu dia sekilas cuplikan dari profil Gunung Sindoro, ... semua nya udah pada tau kan sekarang , baguuusss !!! ,,,,
yuk kita lanjutkan kembali ceritanya, cacing cacing di perut gue udah pada berorasi nih, minta agar tunjangan di berikan alias gue udah lapeerrr banget, gue bialang ke temen temen gue, guys cari makan yuk ? laper nih gue *tampang melas,,...
akhirnya kita semua berangkat beli makan, cusss...
baru gass sekitar 100meter dari kontrakan si ratem balik lagi, yaudah yang lainnya nunggu bentar di pinggir jalan, ternyata nggak sebentar sob, lama bener... nih bocah kemana yak ? akhirnya Hp gue bunyi ...
" Haloo ??? "
" lo balik lagi sekarang ke kontrakan !!! "
waduh, ada apa yak ?????
yaudah gue sama yang lain balik lagi ke kontrakan...
dan ternyata di sana ada makhluk Halus ( sorry bang Hery ) , siapa itu yak ? udah gondrong, sangar, jelek , idup lagi .. hahahahaha ( piss bang ) ...
pas gue kenalan ternyata itu manusia asli... syukurlah lega banget dengernya :D ...
dia manusia bernama Hery , anak UPN angkatan laut, owh salah angkatan 2010
bang Hery nanti yang akan memandu kami, dia 2hari sebelumnya baru turun dari G. Sindoro ,,,
kita semua langsung berunding, fix nya buat besok ?
pembahasan tentang peralatan, kayak semacem tenda, matras, nesting dll, trus di lanjut pembahasan Logistik, di bagian ini si Ratem yang paling seneng ...
trus kita siapin semua perlengkapan, kita beli semua list logistik yang buat besok di bawa
setelah logistik udah cukup, udah lengkap, akhirnya balik lagi ke kontrakan kita refressh badan,
apa yang terjadi ? malah pada maenan PESS ...
yaudah , ada yang maenan ada juga yang tidur...
Sabtu Paginya,
guys ayo pada bangun , kita packing barang dan bergantian mandi dan siap siap berangkat., dan kembali cuaca buruk menghantam kami ...
awan mendung dan angin kencang, serta hujan rintik rintik
-___________-
duh gimana nih ? yaudahlah nunggu reda aja dulu hujannya, jam 9 pagi hujan mulai reda, kita sudah packing, mandi trus pergi untuk sarapan ....
dan apa yang terjadi , hujannya turun lagi , kita semua udah pasrah, yaudahlah kita bener2 nunggu sampe bener bener hujannya reda,
jam 15;00 kita bener bener gass ....
( sepanjang jalan temanggung smapai basecamp Sumbing kami kehujanan )
akhirnya sampai juga di basecamp Garung Sumbing....
sampai ketemu lagi di Sumbing Part #2

